Penanganan ODGJ, Wabup Mabar: Kami Bentuk Tim Melibatkan Relawan

KLIKLABUANBAJO.ID| LABUAN BAJO–Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat (Mabar) Yulianus Weng, menyampaikan bahwa pemerintah daerah setempat segera membentuk tim untuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Tim tersebut dibetuk mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa.

Selain itu, para relawan juga dilibatkan dalam upaya bersama penanganan ODGJ di daerah super premium tersebut.

“Kami segera membentuk tim kabupaten sampai desa dan melibatkan relawan,” kata Wabup Yulianus yang akrab disapa Dokter Weng.

Para tenaga medis di setiap Puskesmas juga kata dia diberi pelatihan khusus untuk penanganan ODGJ.

Dengan pelatihan tersebut maka semua ODGJ bisa dilayani di setiap Puskesmas yang ada di Mabar.

“Sudah mulai ada pelatihan. Nanti juga latih kader atau relawan di tingkat desa, minimal dalam wilayah Puskesmas harus ada satu orang walaupun tidak di setiap desa,” kata Dokter Weng.

Para tenaga medis yang sudah mengikuti pelatihan tersebut tidak bisa pindah dalam kurun waktu 2 atau 3 tahun agar penanganan ODGJ dilakukan secara maksimal.

Selain itu para Dokter PTT yang selama ini bertugas di Puskesmas yang tersebar di wilayah Mabar juga diperpanjang untuk mendukung pelayanan kesehatan terhadap ODGJ.

Salah satu Puskesmas di setiap kecamatan direncanakan untuk menjadi selter yang khusus menangani ODGJ.

“Tidak menutup kemungkinan kami bagi zona supaya lebih mudah ditangani. ODGJ tidak bisa lepas tanpa perhatian pemerintah,” kata Yulianus.

Dia menambahkan, pemeritah berkomitmen agar pada tahun 2022 mendatang tidak ada lagi ODGJ yang dipasung.

Saat ini jumlah ODGJ di Mabar sebanyak 442 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 orangnya dipasung.

Dengan adanya pelatihan terhadap tenaga yang membantu penanganan ODGJ maka kebutuhan obat-obatan juga akan diatur secara baik, termasuk cara merencanakan obat. (tin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.