Seleksi PPPK di Mabar 1.319 Guru Rebut 106 Kursi, Hari ini Terakhir

KLIKLABUANBAJO.ID| LABUAN BAJO–Seleksi para guru di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap satu, sudah berlangsung sejak Senin (13/9/2021) dan berakhir hari ini, Kamis (16/9/2021).

Jumlah total guru di Mabar yang mendaftar untuk mengikuti ujian tahap satu tersebut sebanyak 1.319 orang namun tidak semuanya hadir saat seleksi berlangsung karena berbagai alasan, termasuk karena positif Covid-19.

Mereka memperebutkan kuota 106 kursi PPPK yang dibutuhkan di Mabar kali ini.

Seleksi PPK di Mabar berlangsung di dua lokasi yaitu di SMAN 1 Komodo disiapkan untuk 664 orang guru dan SMKN 1 Labuan Bajo untuk 655 orang guru.

Pengawas Utama seleksi PPPK di SMAN 1 Komodo Yandri D.I. Snae dan penaggung jawab Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMKN 1 Labuan Bajo Stefanus Satu, serta Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kependidikan Dinas PKO Mabar Patrik Berikhtiar, menyampaikan ujian berlangsung selama 4 hari.

“Peserta ujian yang berlangsung di SMAN 1 ini terdiri dari 4 ruangan. Setiap ruangan berlangsung 2 sesi yaitu pagi dimulai jam 08.00 Wita sampai 10.45 Wita dan sesi siang mulai pukul 14.00 Wita sampai 16.50 Wita. Setiap sesi jumlahnya 83 peserta, berarti dua sesi jumlahnya 166 orang,” kata Yandri.

Dia menambahkan, bagi peserta yang tidak hadir dengan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan disertai bukti, bisa mengikuti ujian susulan Hari Sabtu (18/9/2021).

Sedangkan bagi peserta yang mengikuti ujian tetapi tidak memenuhi nilai ambang batas atau passing grade, bisa mengikuti ujian tahap dua Bulan Oktober 2021.

Bila masih belum memenuhi nilai ambang batas maka bisa ikut ujian tahap tiga Bulan Desember 2021.

Namun tetap menunggu informasi pasti yang akan disampaikan lagi.

Terpisah, Stefanus menyampaikan bahwa peserta seleksi di SMKN 1 hampir setiap hari pelaksanaan ujian ada yang tidak hadir.

“Di sini peserta ujian terdiri dari empat ruangan. Setiap ruangan terdiri dari dua sesi. Jumlah peserta setiap sesi berbeda. Ada dua ruangan yang per sesi seharusnya terdiri dari 25 orang dan dua ruangan lain seharusnya 20 orang. Tetapi kenyataannya ada yang tidak hadir,” kata Stefanus.

Disampaikannya juga, selama seleksi berlangsung, jaringan internet dan pasokan listrik berjalan lancar dan aman.

Hal senada disampaikan oleh Patrik.

“Mulai sesi satu hari pertama sampai dengan sesi satu hari keempat atau hari terakhir hari ini, jumlah total peserta seharusnya 635 orang tetapi yang hadir hanya 599 orang. Sedangkan yang tidak hadir 33 orang. Dari 33 orang yang tidak hadir itu, ada 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Patrik.

Dia menjelaskan, waktu yang ditentukan untuk mengerjakan soal setiap sesi 170 menit. Namun 30 menit sebelum ujian berlangsung, para peserta wajib sudah berada di dalam ruangan untuk pengecekan berkas.

Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis), seleksi PPPK itu terdiri dari Kompetensi Teknis 80 sampai 100 soal dengan alokasi waktu 120 menit, Kompetensi Managerial 25 soal dengan waktu 25 menit, dan Kompetensi Sosial Kultural 20 soal dengan waktu 15 menit serta wawancara 10 soal dengan waktu 10 menit.

Akumulasi dari empat kompetensi itu, 135 sampai 155 soal. Bobot kompetensinya, teknis 60 persen dan managerial, sosial serta wawancara 40 persen. (tin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.