Pinjaman Daerah Mabar untuk Ruas Jalan, ini Pernyataan Ketua Golkar

KLIKLABUANBAJO.ID| LABUAN BAJO–Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Rofinus Rahmat, menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur jalan di daerah itu selalu menjadi keluhan warga selama ini.

Bila hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lazim terjadi selama ini kata dia, maka satu ruas jalan bisa diperbaiki atau dibenahi dalam waktu bertahun-tahun.

Rofinus menyampaikan itu terkait kesepakatan pemerintah dan DPRD Mabar, untuk melakukan pinjaman dana Rp 1 triliun dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui SMI.

Dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan 33 ruas jalan di 12 kecamatan di Mabar serta untuk membangun pelataran parkir dan ruko.

“Jika hanya mengandalkan APBD mungkin butuh puluhan tahun untuk bisa menuntaskan satu ruas jalan. Apakah rakyat Mabar harus menunggu puluhan tahun untuk bisa menikmati infrastruktur jalan yang layak ? Tentu tidak. Konsepnya dengan dana pinjaman ini satu ruas jalan bisa dituntaskan dalam satu tahun anggaran,” kata Rofinus.

Dia menambahkan, hal yang harus dilakukan oleh semua pihak di Mabar terkait pinjaman dana itu adalah harus bisa melakukan pengawasan.

“Tugas kita semua saat ini adalah mengawasi penggunaan dana tersebut. Mulai dari  pengalokasian anggaran di setiap ruas yang menjadi prioritas, sampai ke realisasi fisiknya agar benar-benar efektif dan outputnya dapat dirasakan oleh masyarakat Mabar. Terutama berdampak pada perubahan Manggarai Barat yang lebih mantap,” kata Rofinus.

Dia menyampaikan bahwa Partai Golkar mendukung penuh apa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mabar.

“Pinjaman dana yang dilakukan oleh Pemda Mabar untuk pembiayaan infrastruktur jalan yang tersebar di 12 kecamatan, Partai Golkar Mabar sangat mendukung penuh untuk rencana tersebut,” kata Rofinus.

Bagi Partai Golkar kata dia, apa yang dilakukan oleh bupati dan wakil bupati terkait pinjaman tersebut, bukanlah sebuah kejutan karena skema pinjaman untuk memperbaiki kondisi jalan di 12 kecamatan itu sudah disampaikan oleh bupati dan wakil bupati Mabar saat janji kampanye Pilkada beberapa waktu lalu.

“Sebaliknya jika bupati tidak menepati janjinya merealisasikan pinjaman ini,  justru itu yang menjadi kejutan,” kata Rofinus.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh bupati dan wakil bupati saat ini adalah upaya merealisasikan janji-janji programnya yang pernah disampaikan saat kampanye Pilkada tahun 2020 lalu.

“Saat mereka masih menjadi calon bupati dan wakil bupati, pernah menyampaikan bahwa jika terpilih akan menuntaskan infrastruktur jalan lebih kurang 1.250 Km yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat dengan sumber dana dari pinjaman,” kata Rofinus.

“Dan bukan tidak mungkin, bupati dan wakil bupati menang karena masyarakat sepakat dengan programnya, termasuk program prioritas untuk pembenahan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan warga di Mabar,” kata Rofinus. (lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.