Ikan Cara, Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo yang “Diburu” Wisatawan

KLIKLABUANBAJO.ID| LABUAN BAJO–Ikan Cara merupakan salah satu oleh-oleh khas Labuan Bajo yang “diburu” oleh wisatawan saat hendak kembali ke kota atau daerah asalnya, setelah berkunjung atau berlibur di destinasi pariwisata super premium.

Beberapa penjual Ikan Cara di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung Labuan Bajo, membenarkan bahwa sejumlah wisatawan domestik sering membeli Ikan Cara untuk dibawa pulang ke daerah atau kota asal mereka.

“Kebanyakan wisatawan asal Jakarta dan Kupang. Memang setiap wisatawan membeli Ikan Cara tidak dalam jumlah banyak, hanya sekitar dua atau tiga kilogram saja tetapi selalu ada. Kalau sebelum pandemi Covid dulu cukup ramai mereka datang membeli Ikan Cara,” kata Tomi Jeradu, Jumat (23/4/2021).

Selain diminati oleh wisatawan, Ikan Cara Labuan Bajo juga dipasarkan ke kabupaten tetangga, seperti ke Ruteng Kabupaten Mangarai, Borong Manggarai Timur dan Bajawa Kabupaten Ngada.

“Kami selalu kirim ke sana karena ada yang pesan. Mereka transfer uang untuk beli Ikan Cara dan kami mengirimnya lewat bus,” kata Tomi.

Sekali kirim kata dia, rata-rata sebanyak 50 Kg untuk setiap pemesan.

Demikian juga yang disampaikan oleh Sebastianus Gaut.

“Kalau untuk oleh-oleh biasanya wisatawan hanya membeli sekitar dua atau tiga kilogram saja, tidak banyak tetapi selalu ada,” kata Sebastianus.

Menurut mereka, kadang-kadang ada wisatawan yang meminta untuk mengirim Ikan Cara ke kota atau daerah asal wisatawan tetapi hal itu belum bisa mereka layani.

Para penjual ikan kering di TPI itu tidak hanya menyediakan Ikan Cara tetapi banyak jenis ikan yang mereka jual sehingga pembeli bisa memilih sesuai selera.

Namun Ikan Cara dengan kenikmatannya yang khas membuat daya tarik tersendiri bagi para pembeli.

“Saya kebetulan dengar cerita dari teman katanya ada salah satu jenis ikan yang sudah dikeringkan, rasanya sangat nikmat. Lalu dia beritahu namanya Ikan Cara. Makanya saya coba membeli sebagai oleh-oleh. Tidak banyak, hanya dua kilogram,” kata salah satu wisatawan asal Jakarta Gunedi, saat ditemui terpisah Jumat itu. (tin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.