Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme, Rakernas di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, KL–Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) menggelar Rakernas VIII di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT tanggal 2 sampai 5 Maret 2021.

Kegiatan itu dibuka oleh Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Boy Rafly Amar, didampingi Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum dan Bupati Mabar Editasius Endi.

Pembukaan berlangsung Selasa (2/3/2021) malam di Hotel Laprima Labuan Bajo, pesertanya yaitu Ketua FKPT dan Kabid Penelitian.

Sedangkan kegiatan secara online dilaksanakan di dua tempat yakni di Hotel Bintang Flores dengan peserta Kabid Agama, Sosial, Budaya dan Kabid Perempuan dan Anak.

Di Hotel Jayakarta dengan peserta Kabid Media Massa, Hukum dan Humas serta Kabid Pemuda dan Pendidikan.

Komjen Pol Boy Rafly Amar menyebutkan bahwa para pengurus FKPT adalah pejuang dalam melawan intoleransi dan radikalisme.

“Kita sebagai pengisi pembangunan nasional saat ini banyak tantangan yang dihadapi. Ke depan tetap memperjuangkan semangat Pancasila,” ujarnya.

Ia juga berharap agar FKPT selalu berjuang sehingga semangat radikalisme yang digaungkan oleh pihak tertentu, tidak disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ditambahkannya, perlu kerja sama dan bersinergi dengan semua pihak. Kerja sama dan kolaborasi merupakan tuntutan karena FKPT tidak bisa bekerja sendiri.

Ia mengingatkan bahwa propaganda dan terorisme saat ini masih terjadi sehingga tantangan ke depan tidak mudah.

Komjen Pol Boy Rafly Amar meminta perlu melaksanakan sosialisasi, diskusi untuk merubah pola pikir tentang radikalisme dan intoleransi.

“Tetap berupaya agar masyarakat kita lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tandas mantan Kadiv Humas Polri ini.

Dijelaskannya pula bahwa mempertahankan sistem nilai yang sudah diperjuangkan pendiri bangsa menjadi sebuah keharusan.

“Kita harus yakin bahwa kekuatan dapat dilakukan dengan bekerjasama, berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat,” tandasnya.

Rakernas FKPT VIII di Labuan Bajo kali ini mengangkat tema “Kolaborasi untuk Indonesia” bertujuan untuk konsolidasi kebijakan dan strategi masyarakat dalam pencegahan terorisme.

Kegiatan ini dihadiri 6 orang setiap pengurus FKPT dari 32 Provinsi se Indonesia, dilaksanakan dalam bentuk offline dan online, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.