Mahasiswa Liang Sola Mabar Sosialisasi Antisipasi Covid dan ASF

LABUAN BAJO, KL–Komunitas mahasiswa asal Desa Liang Sola, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), memberikan sosialisasi tentang langkah-langkah antisipasi penularan Covid-19 bagi warga di desa tersebut.

Mereka juga menginformasikan kepada warga tentang antisipasi terhadap ASF yang menyerang ternak babi milik warga.

Kegiatan yang dikemas dalam gerakan membangun kampung itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga desa terhadap Covid-19 dan ASF.

Para mahasiswa berjalan keliling kampung di desa itu untuk sosialisasi pada Hari Sabtu 9 Januari 2021.

“Tentu kami bangga bisa berpartisipasi dalam gerakan membangun kampung halaman kami di Desa Liang Sola. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua warga di Liang Sola,” kata mahasiswa asal Leweng yang sedang menyelesaikan pendidikan sarjana Program Studi Matematika di Bali, Fidelis Jemaru.

Demikian pun disampaikan oleh
mahasiswi Universitas Widya Mandira Kupang yang juga anggota PMKRI, Priscila Y. Udin.

“Saya pribadi senang bisa mengambil bagian dalam kegiatan sosialisasi di desa kami sendiri,” kata Priscila.

Mereka melakukan kegiatan bersama dengan mahasiswi yang sedang pratikum di desa itu, Xaveriani Wulandari dari perguruan Tinggi Akademi Pemerintahan Desa (APMD) Yogyakarta.

Sementara itu Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi, mengapresiasi partisipasi aktif dari para mahasiswa di desa itu.

Dia menyampaikan bahwa belasan mahasiswa itu sedang berlibur di kampungnya masing-masing yang berada dalam wilayah Desa Liang Sola.

Ada yang berlibur sambil mengikuti kuliah online akibat pandemi Covid-19.

“Saya menyampaikan apresiasi atas usaha dan niat baik dari para mahasiswa yang merupakan anak asli Liang Sola ini. Mereka sedang dalam pendidikan dan turut memberikan peneguhan bagi warga dan keluarganya berkaitan dengan Covid-19 dan ASF,” kata Adrianus.

Dia berharap agar selama para mahasiswa menjalani kuliah online, bisa meluangkan waktu untuk berdiskusi bersama di kantor Desa Liang Sola berkaitan dengan upaya-upaya membangun kampung.

“Walaupun nanti mereka akan kembali ke kampusnya masing-masing tetapi ide dan gagasan mereka tetap kami butuhkan untuk kemajuan desa,” kata Adrianus.

Senada disampaikan warga Liang Sola, Maria Imacculata Murni.

“Kami berterimakasih kepada anak- anak mahasiswa yang sudah ikut menyadarkan warga masyarakat secara berulang-ulang. Selama ini kegiatan serupa juga dilakukan pemerintah desa,” kata Maria.(tin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.