Tanam Vanili Langsung Berbuah dan Dijual Seharga Rp 3 Juta per Kg, Simak Kisahnya

LABUAN BAJO, KL–Salah satu petani di Translok Labuan Bajo Fransiskus Mat, memiliki tanaman vanili yang tumbuh subur, memenuhi lahan berukuran 25 x 65 meter.

Ternyata tanaman vanili yang ditanam tahun 2017 lalu itu, langsung berbuah beberapa waktu kemudian dalam tahun yang sama.

Setelah panen, vanili itu pernah laku terjual dengan harga Rp 3 juta per Kilogram (Kg) kering.

“Tanaman vanili yang ada saat ini saya tanam tiga tahun lalu. Tidak lama setelah ditanam, vanilinya langsung berbuah. Mungkin karena saat menanamnya panjang stek vanili itu antara 3 meter sampai 5 meter sekali tanam,” kata Fransiskus yang ditemui di lahan vanilinya di Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa (7/7/2020).

Dia mengisahkan, saat menanam anakan vanili dengan panjang stek 3 sampai 5 meter itu, di beberapa bagiannya sudah mulai menguncup bungah-bungah.

Itulah yang menyebabkan beberapa waktu kemudian vanili itu langsung berbuah setelah dikawin pada musimnya di tahun 2017 itu juga.

Fransiskus menambahkan, sejumlah vanili yang ditanam tiga tahun lalu itu hasil stek dari lahannya sendiri.

“Pertama kali saya menanam vanili mulai lima tahun lalu. Selanjutnya pada tiga tahun lalu, pohon tempat vanili merambat ternyata mati dan lapuk. Makanya saya stek lagi vanili itu untuk dipindahkan. Saya pindah dan tanam kembali menggunakan Pohon Dadap sebagai tempat vanili merambat. Setelah dipindahkan itu, tidak lama berselang vanilinya langsung berbuah,” tutur Fransiskus.

Sampai saat ini tanaman vanilinya tumbuh subur dan tetap produktif, bahkan masih ada hasilnya dalam bentuk vanili kering yang belum dia jual.(tin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.